Peristiwa

Terungkap, Pembunuhan di Surabaya Dipicu Foto Mesra di Ponsel Istri

amunisinews001
7853
×

Terungkap, Pembunuhan di Surabaya Dipicu Foto Mesra di Ponsel Istri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260505 WA0005

SURABAYA – Kasus pembunuhan tragis yang terjadi di kawasan Wonokusumo, Kota Surabaya, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak mengamankan seorang pria berinisial HK (44), yang diduga kuat menjadi pelaku utama dalam aksi kekerasan yang merenggut nyawa korban berinisial H (37).

Peristiwa berdarah itu dipicu rasa cemburu yang memuncak, HK, warga Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya, mengaku tersulut emosi setelah menemukan foto korban bersama istrinya di ponsel milik sang istri.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, mengungkapkan bahwa benih kecurigaan muncul saat pelaku pulang kerja pada Jumat malam (24/4/2026).

Saat memeriksa ponsel istrinya, ia mendapati foto yang memicu amarahnya.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian berupaya mencari tahu identitas pria dalam foto tersebut hingga akhirnya mengetahui keberadaan korban.

Keesokan harinya, pelaku sempat berpapasan dengan korban dan langsung mengikuti pergerakannya hingga ke kawasan tempat tinggal korban di Jalan Wonokusumo Jaya.

Rasa sakit hati yang terus membesar membuat pelaku merencanakan aksi kekerasan.

Ia bahkan kembali ke lokasi pada malam hari untuk mengumpulkan informasi tambahan, sambil membawa senjata tajam sebagai persiapan.

Puncaknya terjadi pada Rabu (2/5/2026), pelaku datang bersama tiga rekannya berinisial S, SR, dan I menggunakan dua sepeda motor.

Mereka diketahui sebelumnya berkumpul di kawasan Kedungmangu, Surabaya.

Dalam aksinya, pelaku telah mempersiapkan senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di pinggangnya.

Dia juga meminta salah satu rekannya membawa senjata serupa untuk berjaga jika terjadi perlawanan.

Pelaku kemudian menunggu korban di tepi Jalan Wonokusumo Jaya.

Saat korban muncul, pelaku langsung menyerang secara brutal hingga menyebabkan korban mengalami luka serius yang berujung pada kematian.

Setelah kejadian, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Berbekal rekaman CCTV di sekitar lokasi, identitas pelaku berhasil diungkap.

Sempat melarikan diri ke wilayah Sampang, Madura, pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat bersembunyi di kawasan Jalan Kalimas, Surabaya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celurit yang digunakan dalam aksi tersebut.

Sementara itu, tiga rekan pelaku yang terlibat dalam kejadian ini masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Polisi memastikan akan terus memburu para pelaku lain hingga seluruhnya tertangkap. (Is)