Daerah

U-Ditch di Sumberrejo Bojonegoro Dipasang Tanpa Merek, Ada Apa

amunisinews001
1
×

U-Ditch di Sumberrejo Bojonegoro Dipasang Tanpa Merek, Ada Apa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260902 WA0017

BOJONEGORO — Pembangunan saluran drainase menggunakan U-ditch di Dusun Pandanwangi, Desa Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, kembali menjadi perhatian.

Proyek yang berada dalam pengawasan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro itu disorot karena sejumlah hal yang dinilai perlu mendapat penjelasan.

Pantauan di lokasi pada Rabu (2/9/2026) menunjukkan tidak terlihat papan informasi proyek di area pekerjaan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran publik.

Padahal, papan informasi proyek pada umumnya menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui detail pekerjaan.

Informasi yang dicantumkan antara lain nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, hingga waktu pelaksanaan.

Sorotan lainnya berkaitan dengan material U-ditch yang telah terpasang. Sejumlah unit yang terlihat di lokasi tidak menunjukkan logo ataupun nama merek produsen pada permukaannya.

Kondisi tersebut kemudian dikaitkan dengan spesifikasi teknis yang menjadi acuan pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak yang melakukan pemantauan, identitas merek material disebut tercantum dalam gambar kerja sebagai bagian dari spesifikasi yang harus dipenuhi.

Namun, tidak adanya identitas merek pada material yang terpasang belum dapat menjadi bukti bahwa produk tersebut pasti tidak sesuai kontrak.

Kepastian mengenai kesesuaian material perlu dilakukan melalui pemeriksaan dokumen kontrak, spesifikasi teknis, serta pengecekan oleh pihak yang berwenang.

Salah seorang pekerja di lokasi memilih tidak memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.

Menurut pekerja, dirinya hanya bertugas mengerjakan pekerjaan di lapangan dan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan mengenai spesifikasi material maupun administrasi proyek.

“Kami hanya pekerja. Untuk soal logo, papan informasi, maupun kesesuaian spesifikasi, silakan tanya langsung ke pihak kontraktor atau dinas terkait,” ujar pekerja tersebut sebagaimana disampaikan aktivis publik Bambang kepada awak media.

Temuan di lapangan itu pun memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan proyek.

Terlebih, kegiatan pembangunan drainase tersebut berada dalam lingkup pengawasan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pekerjaan, terutama menyangkut kelengkapan informasi proyek dan kesesuaian material dengan spesifikasi yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Langkah pemeriksaan dinilai penting agar kualitas bangunan tetap terjamin sekaligus memastikan penggunaan anggaran publik berjalan sesuai ketentuan.

Hingga berita ini ditulis, pihak kontraktor maupun Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

Konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait tetap diperlukan untuk memastikan duduk perkara serta menjelaskan apakah pelaksanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan administrasi dan spesifikasi teknis yang ditetapkan. (yin)