Daerah

84 Warga Kapas Ikuti Bimtek Domba, Pemkab Bojonegoro Perkuat Ekonomi Keluarga

amunisinews001
9845
×

84 Warga Kapas Ikuti Bimtek Domba, Pemkab Bojonegoro Perkuat Ekonomi Keluarga

Sebarkan artikel ini
img 20260727 wa0031

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah nyata dilakukan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba bagi 84 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Kapas, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Sub Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa tersebut tidak hanya memberikan bantuan ternak, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengembangkan usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari teknik budidaya domba, penyediaan pakan, manajemen pemeliharaan ternak, hingga pengelolaan limbah peternakan agar usaha yang dijalankan mampu memberikan nilai ekonomi dalam jangka panjang.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono terus memperluas berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai upaya menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, hingga tahun 2025 berbagai program ekonomi produktif telah menjangkau ribuan masyarakat.

Tercatat sebanyak 8.611 KPM menerima manfaat Program GAYATRI, 2.520 KPM mengikuti Program Domba Kesejahteraan, serta 519 KPM memperoleh bantuan melalui Program KOLEGA.

“Tahun 2026 kami melakukan penguatan pada Program Domba Kesejahteraan. Jika sebelumnya setiap penerima memperoleh satu ekor domba jantan dan satu ekor betina, maka tahun ini direncanakan menjadi satu ekor jantan dan dua ekor betina. Harapannya populasi ternak berkembang lebih cepat sehingga manfaat ekonominya semakin besar bagi keluarga penerima,” ujar Nurul Azizah.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa Program Domba Kesejahteraan telah menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Ia menegaskan, Disnakkan tidak hanya menyalurkan bantuan ternak, tetapi juga melakukan pembinaan, pendampingan, serta fasilitasi agar para penerima mampu mengelola usaha peternakan secara profesional dan berkelanjutan.

“Program Domba Kesejahteraan telah berjalan sejak tahun 2023. Hingga periode 2023 sampai 2025, program ini telah menjangkau 2.520 keluarga penerima manfaat. Ke depan, cakupannya akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” jelas Catur.

Program ini diprioritaskan bagi masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 5 yang masih berada pada usia produktif, memiliki minat mengembangkan usaha peternakan, bersedia mengikuti pelatihan, serta telah memiliki kandang atau lokasi pemeliharaan ternak.

Selain memperkuat Program Domba Kesejahteraan, Pemkab Bojonegoro juga menyiapkan pengembangan sentra peternakan bebek di Kecamatan Kanor.

Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi yang besar sehingga pada tahun 2026 akan menjadi lokasi pengembangan usaha ternak bebek berbasis potensi lokal.

Melalui bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan berupa ternak, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha peternakan secara produktif.

Dengan demikian, program pemberdayaan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro. (Yin)