BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pasar rakyat sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang ditandai dengan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Senin (27/7/2026).
Pelantikan pengurus baru APPSI diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional sekaligus memperkuat kesejahteraan para pedagang di tengah tantangan perubahan pola perdagangan dan perkembangan teknologi digital.
Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Akhmadi membacakan sambutan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan.
Melalui sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pasar rakyat memiliki fungsi yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat transaksi jual beli.
Pasar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, ruang interaksi sosial, sekaligus sumber penghidupan bagi ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan.
“Ketika pasar berkembang dan pedagang semakin sejahtera, maka roda perekonomian daerah juga akan bergerak semakin kuat. Karena itu APPSI diharapkan menjadi wadah perjuangan, komunikasi, penyalur aspirasi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mencari solusi berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar,” ujar Akhmadi.
Bupati juga mengingatkan bahwa pedagang pasar saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal usaha, menurunnya daya beli masyarakat, persaingan dengan pasar modern, hingga pesatnya perkembangan perdagangan digital.
Untuk menjawab tantangan tersebut, para pedagang didorong agar mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan pembayaran digital, promosi menggunakan media sosial, pemasaran secara daring, penyusunan katalog produk, hingga pencatatan keuangan yang lebih tertib.
“Pasarnya boleh tetap tradisional, tetapi cara berdagang harus semakin modern mengikuti perkembangan zaman,” pesan Bupati.
Selain itu, Bupati Setyo Wahono juga berpesan kepada jajaran pengurus DPD APPSI Bojonegoro yang baru dilantik agar menjadikan organisasi sebagai rumah bersama bagi seluruh pedagang.
APPSI diharapkan mampu memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, meningkatkan kapasitas para pedagang, serta ikut menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan pasar.
Dia juga mengajak seluruh pedagang untuk terus menjunjung tinggi kejujuran, menjaga kualitas barang dagangan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen agar kepercayaan masyarakat terhadap pasar rakyat semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Bojonegoro Sugianto menegaskan bahwa pasar rakyat merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
Menurutnya, APPSI hadir sebagai rumah besar bagi para pedagang sekaligus menjadi jembatan komunikasi dalam memperjuangkan hak, kepentingan dan kesejahteraan anggotanya.
Dalam kepengurusan baru, APPSI Bojonegoro telah menetapkan tiga program prioritas.
Pertama, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam penataan dan pengembangan pasar rakyat.
Kedua, meningkatkan kesejahteraan pedagang melalui perluasan akses permodalan serta percepatan digitalisasi usaha.
Ketiga, memperkuat solidaritas antar pedagang agar tercipta lingkungan pasar yang bersih, aman, tertib, nyaman dan semakin diminati masyarakat.
Sugianto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan yang selama ini diberikan kepada para pedagang pasar.
Dirinya berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga pasar rakyat mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi yang modern, kompetitif, namun tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan.
“Mari kita satukan langkah, mempererat solidaritas, dan bekerja bersama demi kemajuan pasar rakyat. Jika pasar semakin kuat, pedagang akan semakin sejahtera, dan pada akhirnya perekonomian Bojonegoro akan tumbuh semakin maju,” pungkasnya.
Pelantikan DPD APPSI Bojonegoro ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Bojonegoro dalam membangun ekosistem perdagangan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi pedagang, pasar rakyat diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pusat ekonomi kerakyatan. (Yin)






