TNI/POLRI

TNI, Perhutani Dan Petani Menanam Harapan, Menuai Ketahanan Pangan ‎

orbitnasional333
777
×

TNI, Perhutani Dan Petani Menanam Harapan, Menuai Ketahanan Pangan ‎

Sebarkan artikel ini
Img 20251015 wa0012

LAMONGAN – Di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, semangat gotong royong kembali mengakar kuat di bumi Sendangrejo. Sebuah langkah konkret diwujudkan oleh Koramil 0812/06 Ngimbang bersama Muspika Kecamatan Ngimbang, Perhutani, dan Kelompok Tani Sri Kepomo dalam kegiatan penanaman jagung perdana di lahan milik Perhutani, Dusun Sawen, Desa Sendangrejo, Kabupaten Lamongan, Rabu (15/10/2025)

‎Dipimpin oleh Pelda Suratman, Batuud Koramil Ngimbang, kegiatan ini bukan sekadar seremoni menanam, melainkan simbol kebangkitan dan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian pangan dari akar rumput.

‎”Tanam jagung hari ini adalah tanam harapan. Ini adalah bentuk nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujar Pelda Suratman dengan penuh semangat.

‎Lahan yang digunakan merupakan tanah milik Perhutani yang sebelumnya tidak tergarap maksimal.

‎Melalui skema kerja sama yang sinergis, lahan ini kini diubah menjadi sumber produktivitas baru oleh Kelompok Tani Sri Kepomo yang dipimpin oleh Samiaji.

‎”Kami dari Koramil siap turun ke lapangan, mendampingi petani dari awal tanam hingga panen. Ketahanan pangan dimulai dari kebersamaan,” tambah Pelda Suratman.

‎Sementara itu, Sekretaris Camat Ngimbang, Yoyok Kristantono, yang hadir mewakili Camat, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.

‎”Program ini sangat positif. Tidak hanya memberdayakan lahan tidur, tapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi para petani,” ungkapnya.

‎Pihak Perhutani turut memberikan dukungan penuh, khususnya dalam hal penyediaan lahan yang legal dan siap tanam.

‎Kehadiran semua unsur ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan.

‎Dengan dimulainya penanaman jagung ini, diharapkan hasil panen ke depan tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal.

‎tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi besar Lamongan terhadap program kemandirian pangan nasional.

‎Menanam bukan hanya soal benih dan tanah, tapi juga tentang harapan, persatuan, dan masa depan. Dan di tanah Sendangrejo hari ini, harapan itu mulai tumbuh.(ded)