Infotaiment

Beasiswa Bojonegoro 2026 Cair, Ini Rincian Penerima dan Besaran Programnya

8843
×

Beasiswa Bojonegoro 2026 Cair, Ini Rincian Penerima dan Besaran Programnya

Sebarkan artikel ini
img 20260707 wa0008

BOJONEGORO – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan mahasiswa asal Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi mencairkan Beasiswa Pendidikan Tahap 1B (lanjutan) Tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp10,5 miliar.

Dana bantuan pendidikan tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Pada pencairan tahap lanjutan ini, sebanyak 2.670 mahasiswa menerima manfaat program beasiswa yang terdiri dari berbagai kategori.

Rinciannya meliputi 14 mahasiswa penerima Beasiswa Pondok Pesantren, 113 mahasiswa penerima Beasiswa Keluarga Miskin, 334 mahasiswa penerima Beasiswa Scientist, serta 2.209 mahasiswa penerima program Beasiswa Sepuluh Sarjana per Desa.

Proses pencairan dilakukan secara bertahap. Beasiswa untuk kategori Keluarga Miskin, Scientist Lanjutan, dan Pondok Pesantren telah lebih dahulu disalurkan pada Jumat, 3 Juli 2026.

Sementara itu, pencairan Beasiswa Scientist dilakukan pada Senin, 6 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dana telah mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku, mulai dari tahap verifikasi, penetapan penerima hingga pemeriksaan administrasi.

“Penyaluran Beasiswa Bojonegoro dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku. Setelah seluruh proses verifikasi, penetapan penerima, dan pemeriksaan administrasi dinyatakan selesai, dana beasiswa dicairkan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa penerima,” ujarnya.

Anwar juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan digunakan untuk membayar UKT semester berikutnya.

Sesuai ketentuan, Beasiswa Bojonegoro merupakan bentuk penggantian biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya telah dibayarkan oleh mahasiswa.

Dengan sistem tersebut, mahasiswa memperoleh penggantian biaya pendidikan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Program Beasiswa Bojonegoro sendiri menjadi salah satu program unggulan Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan tinggi.

Pemerintah berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi mahasiswa sekaligus mendorong mereka menyelesaikan studi tepat waktu.

Melalui pencairan tahap lanjutan ini, ribuan mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus menempuh pendidikan, meningkatkan prestasi akademik, dan pada akhirnya kembali mengabdikan ilmu serta kemampuannya untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bojonegoro di masa mendatang. (yin)