Peristiwa

Berangkat Cek Tambak, Lansia di Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

amunisinews001
5690
×

Berangkat Cek Tambak, Lansia di Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260507 WA0022

LAMONGAN – Suasana tenang Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan mendadak berubah duka setelah seorang lansia ditemukan meninggal dunia di Sungai Rowo Warukulon, Kamis (7/5/2026).

Korban diketahui berinisial YB (70), warga setempat, yang ditemukan mengambang bersama sepeda miliknya sekitar pukul 11.00 WIB.

Penemuan itu sontak menggegerkan warga yang sejak malam sebelumnya ikut melakukan pencarian.

Peristiwa bermula saat YB berpamitan keluar rumah pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Seperti rutinitas hariannya, ia berangkat menuju tambak ikan miliknya dengan mengendarai sepeda.

Sebelum ke tambak, korban sempat mampir ke warung kopi untuk bercengkerama dengan warga sekitar.

Tak ada yang menyangka, itu menjadi momen terakhir YB terlihat dalam keadaan sehat.
Namun hingga malam tiba, YB tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga mulai panik dan meminta bantuan warga melakukan pencarian di sekitar tambak hingga jalur pematang sungai.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Hingga akhirnya seorang warga berinisial ED menemukan tubuh korban mengambang di Rowo Warukulon bersama sepeda yang masih berada di dekatnya.

Dugaan sementara, korban mengalami serangan jantung saat melintas di area pematang sungai.

Kondisi tubuh yang melemah diduga membuat korban kehilangan keseimbangan hingga tercebur ke sungai.

Meski sungai tersebut tidak terlalu dalam, kondisi korban yang sudah lanjut usia membuatnya tidak mampu menyelamatkan diri.

Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Pucuk langsung menuju lokasi. Kapolsek Pucuk Iptu Ghofur bersama anggota melakukan pemeriksaan awal dibantu Babinsa Warukulon Sertu Nardinio.

Proses evakuasi dilakukan bersama warga dan perangkat desa dipimpin Kepala Desa Warukulon Nur Hasan. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi karena meyakini korban meninggal akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya.

Kondisi medan yang licin dan sepi dapat menjadi risiko besar, terlebih bagi warga dengan riwayat penyakit tertentu.

Kini, sepeda tua milik YB terparkir sunyi di rumahnya. Sementara Rowo Warukulon kembali tenang, menyisakan cerita pilu tentang seorang kakek yang berpamitan mencari ikan, namun pulang dalam pelukan duka warga desa. (ded)