TNI/POLRI

Napas Prajurit Diuji, Kodim Lamongan Gelar Tes Fisik Ketat

amunisinews001
9873
×

Napas Prajurit Diuji, Kodim Lamongan Gelar Tes Fisik Ketat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260507 WA0023

LAMONGAN – Suasana Lapangan Makodim 0812/Lamongan berubah penuh semangat dan energi, Kamis (7/5/2026).

Derap langkah prajurit, hitungan instruktur, hingga napas berat peserta terdengar bersahut-sahutan dalam pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik Semester I Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti seluruh personel militer dan PNS Kodim 0812/Lamongan sebagai bagian dari pembinaan fisik rutin guna menjaga kesiapan tugas di lapangan.

Garjas bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tolok ukur kondisi fisik dan mental prajurit dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani dua tahapan utama. Kesegaran Jasmani A berupa lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan jantung dan paru-paru.

Sementara Kesegaran Jasmani B meliputi pull up, push up, sit up, dan shuttle run yang menguji kekuatan otot, kelincahan, serta ketahanan tubuh.

Khusus personel militer, ujian berlanjut dengan renang dasar sejauh 50 meter sebagai bagian dari standar kemampuan dasar prajurit TNI AD.

Seluruh rangkaian kegiatan dipantau langsung Tim Jasmani Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya yang dipimpin Kajasrem Kapten Inf Yeruwanto.

Pelaksanaan tes dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan pengawasan ketat demi menjamin objektivitas dan keselamatan peserta.

Sebelum mengikuti tes, seluruh peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Polkes 05.10.08/Lamongan, termasuk pengecekan tekanan darah untuk memastikan kondisi tubuh tetap aman saat menjalani aktivitas fisik berat.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa kebugaran fisik merupakan modal utama setiap prajurit dalam menjalankan tugas negara.

Menurutnya, kesiapan fisik harus terus dijaga karena tugas TNI saat ini tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga mendukung program pemerintah hingga membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.

“Fisik yang prima menjadi kunci utama agar prajurit mampu menjalankan tugas dengan maksimal, baik dalam pengamanan wilayah, penanganan bencana, maupun pendampingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai hasil Garjas menjadi cerminan pembinaan disiplin dan kesiapan personel di setiap Koramil jajaran Kodim 0812/Lamongan.

Keringat yang jatuh di lapangan pagi itu menjadi simbol kesungguhan prajurit dalam menjaga profesionalisme dan ketahanan diri.

Di tengah tuntutan tugas yang terus berkembang, mulai dari pengamanan wilayah hingga ketahanan pangan, stamina dan kesiapan fisik tetap menjadi senjata utama yang harus selalu diasah.

Melalui Garjas periodik ini, Kodim 0812/Lamongan ingin memastikan setiap prajurit selalu siap bergerak cepat, tangguh, dan hadir untuk masyarakat kapan pun dibutuhkan. (ded)